Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Islam di Korea

Islam di Korea 



Mayoritas penduduk korea menganut agama Budha.
Pada tahun 2008 lalu telah dibangun pusat kebudayaan islam di Seoul. lembaga ini diharapkan mampu memberikan informasi penyeimbang bagi kalangan non-islam. sebab, pasca tragedi WTC pada september 2001 banyak propaganda yang mengkreditkan islam sebagai teroris dan memberi dampak tekanan yang sangat besar bagi minoritas orang islam di korea selatan. di korea selatan juga ada sekolah pertama islam yang dibangun dengan dana hibah pemerintah Arab Saudi.


perkembangan islam dikorea selatan ditandai juga dengan hadirnya komunitas-komunitas muslim. komunitas muslim atau orang islam dikorea merupakan komunitas yang kaya dengan keberagaman latar belakang etnis dan budaya. jumlah orang islam korea terus meningkat, khususnya dikota besar seperti Busan. komunitas islam dikota Busan telah mendirikan sekolah islam sendiri. walaupun sekolannya kecil, tetapi cukup untuk memfasilitasi anak-anak dikorea untuk memperoleh pendidikan islami.

pada bulan ramadhan. orang islam dikorea sama halnya seperti dinegara-negara islam. mereka menyemarakkan bulan ramadhan dengan memperbanyak membaca al-qur'an dan berkumpul dimasjid. khususnya menjelang berbuka puasa sampai selesai shalat terawih . mereka berkumpul dimasjid sentral yang berada dipusat kota seoul, ibukota korea selatan. setiap petang menjelang waktu berbuka puasa, masjid ini dipenuhi oleh umat muslim dengan berbagai usia. baik warga muslim korea ataupun warga muslim dari negara luar. karena banyaknya jamaah masjid, sebagian diantaranya terpaksa berada diluar area masjid. pemandangan seperti ini menarik perhatian warga disekitarnya. itulah kehidupan umat islam dikorea selatan saat bulan ramadhan.

informasi mengenai agama islam dari artikel lain yang ku dapatkan, menyebutkan bahwa

Masjid pertama yang dibangun di Korea adalah Seoul Central Masjid and Islamic Center yang berada di kota Itaewon. Masjid ini selesai dibangun dan dibuka untuk publik pada tahun 1974. Tidak hanya sebagai tempat sholat, di kompleks masjid juga dilengkapi dengan kantor, ruang kelas, sekolah, dan aula untuk konferensi. Hal ini dimaksudkan agar masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat sholat saja, namun juga sebagai pusat dakwah dan pendidikan. Sebagai contoh, program pengobatan gratis diadakan secara rutin untuk masyarakat umum di kompleks masjid ini. Segala kegiatan ibadah dan aktivitas dakwah dikoordinasi oleh Korean Muslim Federation (KMF). Mengingat sebagian besar jumlah kaum muslimin yang di Korea adalah pendatang, maka seluruh aktivitas ibadah di masjid meliputi sholat jumat, idul fitri dan yang lainnya, disampaikan dalam 3 bahasa, yakni arab, inggris dan korea.

Sampai sekarang ada sekitar 21 masjid/islamic center yang tersebar di beberapa pusat kota di Korea, yang seluruhnya dibawah koordinasi oleh KMF. Selain masjid dan islamic center, beberapa universitas/perusahaan menyediakan ruangan untuk tempat sholat bagi mahasiswa maupun karyawannya. Adapun di sebagian besar tempat, tidak pernah dijumpai tempat sholat khusus, sehingga kebanyakan kaum muslimin menjalankan sholat saat datang waktunya di mana saja, asalkan suci.

Untuk mendapatkan makanan halal di negeri ini tidak sulit. Hampir di setiap kompleks masjid, terdapat toko muslim yang menyediakan berbagai macam makanan halal dari berbagai negara. Di samping itu, terdapat toko khusus yang menjual daging halal yang disembelih secara islami.
Terkait makanan kemasan produksi Korea, perlu kehati-hatian dalam memilih, karena sebagian besar makanan kemasan mengandung babi atau turunannya. KMF sudah mengeluarkan list makanan-makanan kemasan yang sudah dicek kehalalannya. Terdapat list makanan yang bisa dikonsumsi secara aman dan makanan yang mengandung yang haram. Adapun di luar list tersebut, pembeli harus mengecek sendiri kandungan penyusun makanan tersebut.
Masyarakat korea sangat gemar untuk makan daging. Sehingga sebagian besar restoran memiliki menu utama daging, baik babi, sapi, maupun ayam. Mengingat penyembelihan sapi dan ayam tidak mengikuti syariat Islam, kaum muslimin cenderung memilih menu sayuran dan ikan tatkala mengikuti jamuan makan bersama di restoran korea. Adapun di sekitar kompleks masjid/islamic center, terdapat banyak sekali restoran yang menyajikan makanan halal dari berbagai negara





Sumber: http://tentangakudansenja.blogspot.com


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar